Sunday, October 12, 2014

Fungsi Uang

“Hai guys,..... ekonomi kelas x .blogspot.com kali ini akan membahas tentang fungsi uang. Postingan  ini diharapkan dapat membantu kalian semua dalam memahami sistem pembayaran yang ada di Indonesia.

Uang  memiliki  empat fungsi penting yang dikelompokkan menjadi dua fungsi, yaitu fungsi asli dan fungsi turunan.

A.  Fungsi Asli Uang atau Fungsi Primer Uang

Fungsi asli atau fungsi primer uang dibagi menjadi dua bagian, yaitu uang sebagai alat tukar (medium of exchange) dan uang sebagai satuan hitung (unit of account).

1. Uang sebagai Alat Tukar (Medium of Exchange)
Fungsi uang sebagai alat tukar atau transaksi, artinya uang harus diterima atau mendapat jaminan kepercayaan. Jaminan kepercayaaan tersebut diberikan pemerintah berdasarkan undang-undang atau keputusan yang berkekuatan hukum. Dengan fungsinya tersebut, uang dapat mempermudah dan mempercepat kegiatan pertukaran dalam per ekonomian.

2. Uang sebagai Alat Satuan Hitung (Unit of Account)
Uang sebagai alat satuan hitung, artinya uang dapat mem berikan harga suatu komoditas berdasarkan satu ukuran yang umum digunakan. Misalnya, di Indonesia rupiah menjadi dasar pengukuran nilai barang dan jasa yang diperdagangkan di pasar. Seseorang dapat mengukur nilai sebuah mobil atau rumah dengan rupiah, bahkan dengan diketahuinya nilai rupiah dari mobil dan rumah dapat diketahui pula perbandingan nilai antara mobil dan rumah.

B. Fungsi Turunan atau Fungsi Sekunder

Fungsi turunan uang terdiri atas uang sebagai penyimpan nilai  (store of value) dan uang sebagai standar pembayaran  di masa yang akan datang (standard of deferred payment).

1. Uang sebagai Penyimpan Nilai (Store of Value)
Fungsi uang sebagai penyimpan nilai dihubungkan dengan kemampuan uang menyimpan hasil transaksi atau pemberian yang meningkatkan daya beli, sehingga semua transaksi tidak perlu dihabiskan saat itu juga. Misalnya, Maya seorang peternak ayam. Bulan lalu Maya menjual 1.000 ekor ayamnya seharga Rp20.000.000,00. Maya dapat menyimpan uang hasil penjualan ayamnya untuk digunakan pada masa yang akan datang.

2. Uang sebagai Standar Pembayaran pada Masa Mendatang (Standard of Deferred Payment)
Banyak kegiatan ekonomi yang balas jasanya tidak diberikan pada saat itu juga, misalnya pegawai baru mendapat gaji setelah bekerja selama satu bulan penuh. Contoh lain, yaitu transaksi utang piutang yang mungkin baru dapat diselesaikan dalam tempo beberapa tahun. Pemb ayaran untuk masa mendatang tersebut dimungkinkan karena uang memiliki fungsi standar pembayaran pada masa yang akan datang (standard of deferred payment). Dengan fungsi tersebut berapa balas jasa atau pembayaran pada masa yang akan datang akan lebih mudah dihitung karena dapat diukur dengan daya beli (purchasing power).

Sumber :

Widjayanto, Bambang , DKK. 2009. Mengasah Kemampuan Ekonomi 1: Untuk SMA/ MA. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional

No comments: