Saturday, September 13, 2014

Inti Masalah Ekonomi (Kelangkaan)

“Hai guys,..... ekonomi kelas x .blogspot.com kali ini akan membahas tentang Inti Masalah Ekonomi (Kelangkaan). Postingan  ini diharapkan dapat membantu kalian semua dalam menganalisis hukum kelangkaan dalam ekonomi dan menganalisis masalah pokok ekonomi serta mencari pemecahannya melalui berbagai sistem ekonomi.

Setelah kalian semua mempelajari mengenai kebutuhan manusia (kalo yang belum baca,...monggo baca blog post kebutuhan manusia), akan selalu muncul dalam dunia ekonomi pertanyaan,.....jika kebutuhan manusia itu banyak dan beragam,... apakah semua kebutuhan itu terpenuhi?

Kebutuhan manusia yang banyak dan beragam itu, tidak selalu terpenuhi oleh manusia. Di sinalah timbul konsep kelangkaan (scarcity). Kelangkaan disini maksudnya tidak berarti segala sesuatu itu sulit diperoleh atau langka. Kelangkaan disini maksudnya adalah adanya ketidakseimbangan antara jumlah kebutuhan manusia dengan sumber daya ekonomi yang ada (alat pemuas kebutuhan yang ada).

Mengapa kelangkaan dapat terjadi?

Kelangkaan dapat terjadi disebabkan oleh dual hal, yakni sumber-sumber daya ekonomi (alat pemuas kebutuhan) yang terbatas jumlahnya dan kebutuhan manusia yang meningkat lebih cepat daripada ketersedian sumber-sumber daya ekonomi (alat pemuas kebutuhan).

Kelangkaan menurut ilmu ekonomi mengandung dua pengertian, yaitu:

1. langka karena jumlahnya tidak mencukupi dibandingkan dengan jumlah kebutuhan.
Maksudnya disini adalah alat pemuas kebutuhan memiliki jumlah yang terbatas sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan. Misalnya banyak orang yang membutuhkan minyak tanah akan tetapi jumlah pasokan minyak tanah terbatas dan tidak mencukupi kebutuhan setiap orang yang membutukannya.

2. langka karena untuk mendapatkannya dibutuhkan pengorbanan.
Maksudnya disini adalah diperlukan suatu pengorbanan untuk mendapatkan alat pemuas kebutuhan. Misalnya saja ketika kita membutuhkan bahan bakar untuk memasak katakan bahan bakar itu  gas LPG, maka kita harus berkorban untuk medapatkan gas LPG tersebut katakanlah mengeluarkan sejumlah uang untuk mendapatkannya, sedangkan uang yang kita miliki pun terbatas.

Berdasarkan itulah, maka kita dituntut untuk melakukan pilihan (choice) diantara alternatif-alternatif yang ada dan paling menguntungkan dari alat pemuas kebutuhan tertentu untuk memenuhi kebutuhan kita.

Sumber :

Indriayu, Mintasih.2009. Ekonomi : Untuk SMA/ MA Kelas X. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional 

No comments: