Friday, September 12, 2014

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Komponen Pendapatan Nasional

“Hai guys,..... ekonomi kelas x .blogspot.com kali ini akan membahas tentang Faktor-Faktor yang Memengaruhi Komponen Pendapatan Nasional. Postingan  ini diharapkan dapat membantu kalian semua dalam menganalisis dan mengidentifikasi tolak ukur keberhasilan perekonomian suatu negara yang dilihat dari pendapatan nasionalnya.

Faktor-faktor yang memengaruhi komponen pendapatan nasional adalah konsumsi dan tabungan; investasi; serta permintaan dan penawaran agregat. Faktor-faktor berikut ini perlu diketahui, agar pemerintah tidak salah dalam mengambil dan menetapkan kebijakan ekonomi.

a. Konsumsi dan Tabungan

Pendapatan nasional merupakan faktor penting yang menentukan tingkat konsumsi dan tabungan suatu negara. Dari data pendapatan nasional di berbagai negara termasuk di Indonesia, pengeluaran untuk konsumsi rumah tangga sekitar 60 - 70% dari pendapatan nasional. Besarnya jumlah pengeluaran untuk konsumsi keluarga tergantung dari banyak faktor, antara lain:
1) besarnya pendapatan bersih keluarga,
2) jumlah anggota keluarga,
3) tingkat pendidikan,
4) lingkungan sosial ekonomi, dan
5) agama dan adat kebiasaan.

Sementara itu penghasilan yang diterima oleh suatu keluarga tidak selalu habis dibelanjakan untuk membeli barang-barang kebutuhan hidup. Bagian penghasilan yang tidak habis dibelanjakan untuk konsumsi disebut tabungan. Tingkat tabungan nasional di Indonesia masih rendah dibandingkan negara- negar lain. Hubungan antara pendapatan, konsumsi, dan tabungan dapat dirumuskan sebagai berikut:
 

b. Konsumsi dan Investasi

Penghasilan yang tidak dibelanjakan, namun ditabung dapat digunakan untuk investasi. Investasi dapat diartikan sebagai pengeluaran untuk membeli barang-barang modal dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang-barang dan jasa yang tersedia dalam perekonomian. Investasi yang dimaksud berupa investasi fisik dan investasi keuangan. Investasi fisik, misalnya penambahan kapasitas produksi dengan menambah jumlah mesin. Adapun investasi keuangan dapat dilakukan dengan pembelian saham-saham perusahaan yang berfungsi menambah modal bagi perusahaan.

Peningkatan investasi yang diikuti dengan peningkatan kapasitas produksi serta jumlah produksi akan memperluas kesempatan kerja. Sehingga jumlah produksi barang dan jasa meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan nasional. Faktor-faktor utama yang menentukan tingkat investasi, antara lain:
1) tingkat keuntungan investasi yang diramalkan akan diperoleh,
2) tingkat bunga,
3) ramalan mengenai keadaan ekonomi di masa depan, dan
4) kemajuan teknologi.

Adapun hubungan pendapatan, konsumsi, dan investasi dapat dinyatakan dengan rumus:

c. Permintaan dan Penawaran Agregat

Sesuai dengan persamaan pendapatan nasional: Y = C + I + G + (X – M), menunjukkan bahwa meningkatkan permintaan agregat yang berupa konsumsi dan pengeluaran pemerintah (C dan G) akan meningkatkan pendapatan nasional (Y). Meningkatnya permintaan agregat, akan diikuti oleh meningkatnya penawaran agregat, sehingga investasi (I) meningkat.

Peningkatan investasi tersebut karena penawaran yang tinggi sehingga perusahaan atau produsen akan menambah kapasitas produksi, sehingga pendapatan nasional akan meningkat.

Sumber :
Indriayu, Mintasih.2009. Ekonomi : Untuk SMA/ MA Kelas X. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional 

No comments: