Monday, September 15, 2014

Asuransi

“Hai guys,..... ekonomi kelas x .blogspot.com kali ini akan membahas tentang Asuransi. Postingan  ini diharapkan dapat membantu kalian semua mendeskripsikan serta menyajikan peran dan produk dari bank, lembaga keuangan bukan bank, OJK dan bank sentra.”


Apa itu Asuransi ?

Menurut Pasal 246 Kitab Undang-undang Hukum Dagang (KUHD) Republik Indonesia : "Asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian, dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri pada tertanggung dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tertentu" Sedangkan perusahaan asuransi merupakan perusahaan  yang bergerak dalam bidang pertanggungan. Setiap nasabah diberikan polis asuransi yang harus dibayar sesuai dengan perjanjian dan perusahaan asuransi akan menanggung kerugian dengan menggantikanya apabila nasabahnya terkena musibahatau terkena resiko seperti yang telah diperjanjikanya.

Prinsip-prinsip Pokok Asuransi

Ada beberapa prinsip-prinsip pokok Asuransi yang sangat penting yang harus di penuhi baik oleh tertanggung maupun penanggung agar kontrak/perjanjian Asuransi berlaku (tidak batal). Adapun prinsip-prinsip pokok Asuransi tersebut sbb:
  • Prinsip Itikad Baik (Utmost Good Faith)
  • Prinsip kepentingan yang dapat di Asuransikan (Insurable Interest)
  • Prinsip Ganti Rugi (Indemnity)
  • Prinsip Subrogasi (Subrogation)
  • Prinsip Kontribusi (Contribution)
  • Prinsip Sebab Akibat (Proximate Cause)

Beberapa Produk Asuransi

1. Asuransi Kerugian

Menutup pertanggungan untuk kerugian karena kerusakan atau kemusnahan harta benda yang dipertanggungkan karena sebab - sebab atau kejadian yang dipertanggungkan (sebab - sebab atau bahaya - bahaya yang disebut dalam kontrak atau polis asuransi). Dalam asuransi kerugian, penanggung menerima premi dari tertanggung dan apabila terjadi kerusakan atau kemusnahan atas harta benda yang dipertanggungkan maka ganti kerugian akan dibayarkan kepada tertanggung.

Adapun yang termasuk produk dari asuransi kerugian, antara lain sebagai berikut :
  • Asuransi Kebakaran
  • Asuransi Angkutan Laut
  • Asuransi Kendaraan Bermotor
  • Asuransi Kerangka Kapal
  • Construction All Risk (CAR)
  • Property / Industrial All Risk
  • Asuransi Customs Bond
  • Asuransi Surety Bond
  • Asuransi Kecelakaan Diri
  • Asuransi Kesehatan
  • Produk Asuransi Kerugian Dalam Program Asuransi Sosial; Asuransi Kecelakaan Diri yang dikeluarkan oleh PT Jasa Raharja dan Asuransi Kesehatan dan Tabungan Hari Tua yang dikeluarkan oleh PT JAMSOSTEK
  • Produk Asuransi Jiwa Dalam Program Asuransi Sosial; Program Dana Pensiun dan Tabungan Hari Tua bagi pegawai negeri dan ABRI yang diselenggarakan oleh PT. TASPEN dan PT ASABRI
  • dan lain lain

2. Asuransi Jiwa

Menutup pertanggungan untuk membayarkan sejumlah santunan karena meninggal atau tetap hidupnya seseorang dalam jangka waktu pertanggungan. Dalam asuransi jiwa, penanggung menerima premi dari tertanggung dan apabila tertanggung meninggal, maka santunan (uang pertanggungan) dibayarkan kepada ahli waris atau seseorang yang ditunjuk dalam polis sebagai penerima santunan.

Adapun yang termasuk produk dari asuransi jiwa, antara lain sebagai berikut :
  • Asuransi Jiwa Murni (Whole Life Insurance)
  • Asuransi Jiwa Berjangka Panjang
  • Asuransi Jiwa Jangka Pendek (Term Insurance)
  • dan lain-lain


sumberwww.perfspot.com


No comments: