Saturday, January 21, 2012

Perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro


“Pada Kesempatan kali ini ekonomikelasx .blogspot.com akan membahas mengenai Perbedaan antara Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro. Materi ini saya ulas guna untuk memudahkan kalian memahami konsep ekonomi mikro dan ekonomi makro”

Untuk membedakan konsep ekonomi mikro dan ekonomi makro, kita akan lihat masing-masing analisis dari ekonomi mikro dan ekonomi makro :

1.    Analisis Ekonomi Mikro
Analisis ekonomi mikro terdiri dari teori harga, teori produksi, dan teori distribusi. Hal tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Teori harga, antara lain membahas proses pembentukan harga oleh interaksi antara penawaran dan permintaan akan suatu barang dan jasa di dalam suatu pasar, faktor-faktor yang memengaruhi perubahan permintaan dan penawaran, hubungan antara harga permintaan dan penawaran, bentuk-bentuk pasar dan sebagainya.
b. Teori produksi, antara lain menganalisa masalah biaya produksi, tingkat produksi yang paling menguntungkan produsen, serta kombinasi faktor-faktor produksi yang harus dipilih oleh produsen agar tujuan untuk mencapai laba maksimum tercapai.
c. Teori distribusi membahas faktor-faktor yang menentukan tingkat upah tenaga kerja, tingkat bunga yang harus dibayar karena penggunaan modal, dan tingkat keuntungan yang diperoleh para pengusaha.

2. Analisis Ekonomi Makro
Kebalikan dari ekonomi mikro, ekonomi makro menganalisis keadaan keseluruhan dari kegiatan perekonomian. Ekonomi makro tidak membahas kegiatan yang dilakukan oleh seorang produsen, seorang konsumen atau seorang pemilik faktor produksi, tetapi pada keseluruhan tindakan para konsumen, para pengusaha, pemerintah, lembaga-lembaga keuangan, dan negara lain serta bagaimana pengaruh tidakan-tindakan tersebut terhadap perekonomian secara keseluruhan.


Secara umum ekonomi makro membahas :
a. Pendapatan nasional, yakni keseluruhan pendapatan yang diperoleh oleh suatu negara
b. Kesempatan kerja, yang menganalisis kondisi ketenagakerjaan yang bertujuan untuk meningkatkan kesempatan kerja dan mengurangi angka pengangguran.
c.  Stabilitas harga, yakni mencegah lonjakan harga yang terlalu tajam/ cepat yang dapat mengakibatkan inefisiensi dalam perekonomian.
d.    Perdagangan internasional, dimana terjadi perdagangan antar negara berupa kegiatan ekspor dan impor yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan petumbuhan ekonomi nasional.

Sumber :
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi  1 : Untuk SMA dan MA Kelas  X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
Mulyati, sri Nur dan Mahfudz, Agus dan Permana, Leni. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.

Materi terkait :

3 comments:

Islamic University of Indonesia said...

Terimakasih Infonya
artikel yang bagus,
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
:)
twitter : @profiluii :)

Blog_for_u said...

Terimakasih infonya, membuka wawasan perekonomian secara menyeluruh, seperti jendela rumah yang menunjukkan dua sisi, yaitu dalam dan luar. Saya sangat senang lagi kalau ada contoh nyata yang bisa dijadikan rujukan. Sangat Bermanfaat.

saracensa said...

Terimakasih atas informasinya, sangat membantu.
salam kenal dari saya mahasiswa fakultas Ekonomi :)